Kehidupan sosial itu penuh persoalan. Kita dihadapkan pada soal mudah, sulit, dan tidak terjawab. Dalam penyelesaiannya kita terlibat dengan beberapa orang. Entah dengan orang terdekat atau orang yang tak kita kenal. Sekarang saya berpikir, apa bedanya orang terdekat dan orang yang tidak kita kenal?
DEKAT
Berhadapan dengan orang terdekat memiliki dua kondisi. Akankah kita merasa nyaman atau risih. Dekat bukan berarti kita terikat. Terikat sama saja dekat karena paksa. Tidak seorangpun mau dipaksa untuk terikat.
Yang menentukan sedekat sejauh apa suatu hubungan bukan mereka yang melihat. Tapi kita yang menjalani. Tidak satupun pihak yang bisa mengunci pilihan diantara yang terlibat. Pemeran utamanyalah yang berhak mengambil keputusan. Bukan satu, namun keduanya.
Kedekatan kadang terasa seperti mempermainkan. Nampak baik namun isi tak sebaik tampaknya. Dekat bukan berarti harus tau segalanya. Kalau nyatanya dekat, kedekatan akan membukakan dengan sendirinya.
Dekat tidak dipastikan dengan pengukur. Tidak dipastikan dengan nampaknya. Tidak dipastikan dengan statusnya. Dekat menyimpan kepastian yang tidak terlihat nyata dimata biasa. Bertanyalah kepada orang yang dapat dipercaya untuk menilai kedekatan kita dengan yang lain. Karna dekat menyimpan kepercayaan dan kepahaman. Keduanya hanya dimiliki dalam lingkup terbatas yang tidak bisa dibagi-bagi.
TAK DIKENAL
Tidak kenal bukan alasan untuk tetap tidak terlibat. Justru seringnya itu dijadikan acuan untuk mengenal lebih jauh nantinya. Tidak dikenal tidak selalu mengartikan sama sekali tidak kenal. Bisa jadi hanya saling kenal tapi tidak benar-benar kenal. Sering kan denger orang ditanya kenalkah sama si A, dan pas ditanya lebih lanjut dia jawab ' i just know, but not really yet' .
Kita sendiri punya pilihan untuk melanjutkan lebih kenal sama seseorang atau engga. Saya ngerasain sendiri lho, dan kalo kitanya bisa mengaturnya kedepannya bakal baik aja.
------------
Segitu dulu ya, see you
DEKAT
Berhadapan dengan orang terdekat memiliki dua kondisi. Akankah kita merasa nyaman atau risih. Dekat bukan berarti kita terikat. Terikat sama saja dekat karena paksa. Tidak seorangpun mau dipaksa untuk terikat.
Yang menentukan sedekat sejauh apa suatu hubungan bukan mereka yang melihat. Tapi kita yang menjalani. Tidak satupun pihak yang bisa mengunci pilihan diantara yang terlibat. Pemeran utamanyalah yang berhak mengambil keputusan. Bukan satu, namun keduanya.
Kedekatan kadang terasa seperti mempermainkan. Nampak baik namun isi tak sebaik tampaknya. Dekat bukan berarti harus tau segalanya. Kalau nyatanya dekat, kedekatan akan membukakan dengan sendirinya.
Dekat tidak dipastikan dengan pengukur. Tidak dipastikan dengan nampaknya. Tidak dipastikan dengan statusnya. Dekat menyimpan kepastian yang tidak terlihat nyata dimata biasa. Bertanyalah kepada orang yang dapat dipercaya untuk menilai kedekatan kita dengan yang lain. Karna dekat menyimpan kepercayaan dan kepahaman. Keduanya hanya dimiliki dalam lingkup terbatas yang tidak bisa dibagi-bagi.
TAK DIKENAL
Tidak kenal bukan alasan untuk tetap tidak terlibat. Justru seringnya itu dijadikan acuan untuk mengenal lebih jauh nantinya. Tidak dikenal tidak selalu mengartikan sama sekali tidak kenal. Bisa jadi hanya saling kenal tapi tidak benar-benar kenal. Sering kan denger orang ditanya kenalkah sama si A, dan pas ditanya lebih lanjut dia jawab ' i just know, but not really yet' .
Kita sendiri punya pilihan untuk melanjutkan lebih kenal sama seseorang atau engga. Saya ngerasain sendiri lho, dan kalo kitanya bisa mengaturnya kedepannya bakal baik aja.
------------
Segitu dulu ya, see you
Komentar
Posting Komentar